Menu
082321008006

Property Marketing Agent and Consultant

Mengapa Harga Properti Cepat Naik Tapi Sulit Turun?

Thursday, March 2nd 2017.

sewajualbelirumah.com

rumahcom – Berbeda dengan produk lain, jumlah pasokan di pasar properti bersifat tidak elastis (inelastic deliver). Artinya, perubahan pada sisi permintaan (demand) dari pasar properti di suatu lokasi tertentu, tidak langsung diikuti oleh perubahan di sisi pasokan (supply) pada lokasi yang sama.

Mengapa demikian? Ketika permintaan meningkat melampaui kemampuan persediaan (supply), maka dibutuhkan waktu untuk memenuhi kebutuhan itu. Akibatnya, harga pun akan mendadak naik. Namun ketika permintaan turun, melebihi tingkat persediaan yang ada, maka harga biasanya tidak bisa turun secepat ketika harga tersebut naik.

Contohnya, sebuah cluster perumahan menjual 50 unit rumah, tetapi pada saat launching ternyata permintaannya mencapai seventy five unit. Kondisi seperti ini akan menyebabkan harga naik secara signifikan, misalnya dari rp1 miliar menjadi rp1,three miliar.

Sebaliknya, ketika pengembang melakukan launching two hundred unit rumah, tetapi sepi peminat (misalnya hanya laku one hundred unit), patokan harga rp1 miliar tidak langsung bisa turun jadi rp800 juta. ini disebabkan karena pasokan yang tersedia mengandung biaya-biaya tetap (minimum) yang tidak bisa dikurangi. Hal ini yang membuat harga properti bisa naik, tetapi sulit turun.

Ketika suku bunga kpr (kredit pemilikan rumah) meningkat, Tingkat penjualan rumah menurun akibat permintaan berkurang. Kendati terjadi penurunan tingkat penjualan, hal tersebut tidak langsung menyebabkan harga rumah ikut turun. Pasalnya, untuk menambah maupun mengurangi suplai rumah memerlukan waktu yang panjang. Berbeda dengan calon konsumen yang hanya memerlukan waktu singkat untuk membeli rumah (bisa dalam hitungan hari atau bahkan hitungan jam saja).

Pada 2009 lalu, saat suku bunga kpr berada di kisaran 14%, calon konsumen langsung menunda pembelian rumah. tetapi, di sisi lain, pengembang tidak bisa langsung menarik produk properti tersebut dari pasar.

Sebaliknya, ketika suku bunga kpr menjadi 9%, banyak calon pembeli beramai-ramai memesan rumah. Tetapi di saat itu, mungkin pengembang masih membangun rumah atau bahkan baru mengurus izin lokasi.

Properti Terbaru

Limited
Dijual Tanah 45 Ha di Pulau Natuna, Kepulauan Riau

Dijual Tanah 45 Ha di Pulau Natuna, Kepulauan Riau

Rp. 350.000.-/m2 Nego
Pulau Natuna, Provinsi Kepuluan Riau
Lt/Lb : 45 Ha m² / - m²
Lihat Detail »

Dijual Rumah di Taman Kopo Indah (TKI)

Rp. 650.000.000.- nego
Taman Kopo Indah
Lt/Lb : 94m2 m² / 98m2 m²
Lihat Detail »
Sudah Terjual
Dijual Cepat Ruko di Mekar Wangi, Bandung

Dijual Cepat Ruko di Mekar Wangi, Bandung

1,9 M Nego
Mekar Wangi, Bandung
Lt/Lb : 100 M2 m² / 150 M2 m²
Lihat Detail »
Limited
Dijual Apartemen Majesty Bandung, 2BR

Dijual Apartemen Majesty Bandung, 2BR

Rp. 900.000.000,- Nego
Jl. Surya Sumantri No. 91, Bandung
Lt/Lb : m² / 96m2 m²
Lihat Detail »

Di Jual Rumah di Mekar Wangi, Bandung

Rp. 3,5M
Mekar Wangi, Bandung
Lt/Lb : 220m2 m² / 270m2 m²
Lihat Detail »
Rekomended
Dijual rumah di Mekar Wangi, Bandung.

Dijual rumah di Mekar Wangi, Bandung.

Rp. 2.2M, Nego
Mekar Wangi, Bandung
Lt/Lb : 165 m2 m² / 160 m2 m²
Lihat Detail »